::: SYARAT BERMAKSIAT :::


Suatu hari,seorang anak bertanya pada ibunya,

” ummi,bolehkah aku bermaksiat?”

ibu tersenyum dan menjawab,

“tentu saja boleh,anak ku. Tapi ada syaratnya.”

anak kembali bertanya,

“apa syaratnya,ummi?”

ibu pun menjawab,

“kau boleh bermaksiat,asalkan jangan tinggal di bumiNYA, jangan bernafas dari udaraNYA, dan jangan makan dari rizkiNYA..

::: UPAH :::


Suatu hari seorang gadis bernama Fii datang menemui ummi nya dengan malu-malu. Fii membawa sebuah kertas di tangan kanannya yg sudah bertuliskan sesuatu.
Fii mendekati umminya yg terlihat sangat letih setelah seharian mengurus rumah tangga.. Fii menyodorkan kertas yg sedang di bawanya.

Ummi Fii menerima kertas itu dan membacanya,

“UPAH UNTUK FII”

– menjaga adik 15.000
– membuang sampah 5.000
– menyiram bunga 5.000
– menyapu lantai 10.000
– membantu ummi 15.000

total upah Fii 50.000

setelah membacanya, ummi fii tersenyum dan menuliskan sesuatu di balik kerts itu. Kemudian ummi Fii memberikan kerts itu kepada

“HARGA NILAI CINTA UMMI PADA FII”

– mengandung fii GRATIS
– mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan fii GRATIS
– mendidik dan merawat fii GRATIS
– menjaga saat fii sakit GRATIS
– memberi makan dan menyayangi fii GRATIS

total harga cinta ummi untuk fii GRATIS

Setelah membacanya, fii memeluk umminya sambil menangis.lalu fii menuliskan sesuatu lagi di kertas itu,

” LUNAS”

” saudaraku,pantaskah kita meminta imbalan pada orang tua kita jika mereka saja tidak pernah menuntut imbalan atas semua kasih sayang mereka?

rabbighfirliy wa liwaalidayya warkham huma kamaa rabbayaaniy saghiira…”

::: BUKANKAH KITA SAMA SAMA MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG? :::


Saudaraku, Apalah artinya perbedaan dibandingkan banyaknya persamaan diantara kita?

Bukankah kita sama sama membutuhkan sesuap nasi dan seteguk air segar demi memenuhi lapar dan dahaga?

Kita jg sama sama menangis dikala sedih,dan tertawa saat gembira.

kita sama sama gemetar saat ketakutan melanda dan tergelak saat kebahagiaan menerpa.

Kita sama sama berkeringat dibawah terik matahari,dan menggigil ditelan dingin.

Tidakkah kita melihat begitu bnyak persamaan diantara kita sampai kita tak bs menghitungnya?

Lalu mengapa secuil perbedaan yg dipicu oleh keinginan,hasrat,dan nafsu menyangsikan semu persamaan kita?

Mengapa kita seolah memiliki lbh bnyak waktu untk mengais ngais perbedaan dan menggoreskan garis pemisah?

Saudaraku,tdk cukupkah 1 persamaan diantara kita berikut ini mampu memupuskan kegigihan untk mempertahankan egoisme warna perbedaan itu?

” BUKANKAH KITA SAMA SAMA MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG…?”

::: SYARAT WANITA DINIKAHI :::


Suatu hari.. saya dan saudara saudara berkumpul diruang tengah dan bercakap cakap tentang hal seputar pernkahan. apalagi kita semua jarang bertemu karena memang terpisah jarak yg cukup jauh.akibatnya ruang tengah terdengar seperti pasar karena saking ramainya.

nah,kebetulan saat itu yg berada diruang tengah,sayalah satu satunya perempuan yg belum menikah..jadi saya yg selalu kena sasaran..
salah satu saudara membacakan sebuah hadis tentang syarat wanita dinikahi,

” tunkahul mar’atu liarba’in.. limaaliha walihasabiha, walijamaliha,wa lidiiniha.

wanita dinikahi karena 4 hal, karena hartanya, karena nasabnya,karena kecantikannya, dan karena agamanya.”

” menurut saya, syarat ini masih kurang satu lagi.” katanya. Kami semua langsung protes. kan hadisnya memang hanya 4 syarat itu.

” coba kamu nduk, kamu kan belum nikah. syaratnya kurang apalagi?” tanyanya pada saya. saya hanya menggeleng.saya juga tahunya cuma 4 itu.

” seharusnya syaratnya ada 5. yaitu limaliha (karena hartanya), lihasabiha ( karena nasabnya),lijamaliha (karena kecantikannya), lidiiniha (karena agamanya), dan satu lagi yaitu liiradatiha ( karena kemauannya).

sekarang kalau si perempuannya nggak mau, kan dia nggak jadi dinikahi” begitu katanya sambil tertawa.

kami semua terdiam dan berpikir. ahirnya kami semua tertawa menyadari apa yg dikatakannya betul juga meskipun bercanda^^

kalau perempuannya nggak mau, ya nggak jadi dinikahi hehe^^

::: MENGAPA PEREMPUAN MUDAH MENANGIS ? :::


Suatu hari, seorang anak bertanya kepada umminya,
“ummi, mengapa ummi menangis?”

umminya menjawab, “Sebab ummi adalah perempuan, nak.”

“Saya tidak mengerti ummi,” kata si anak.

umminya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
“Nak, kau memang tak akan mengerti..”

Kemudian si anak bertanya kepada abinya.
“Abi, mengapa ummi menangis?”
“ummi mu menangis tanpa sebab yang jelas,” abi menjawab.
“Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan.”

Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan,
“Ya Allah, mengapa perempuan mudah menangis?”
Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar
jawapannya:

“Saat Ku ciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.
Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

“Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila dia telah membesar.

“Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

“Ku berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah.

“Kuberikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam apa jua keadaan dan situasi. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak- anak yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didakap dengan lembut olehnya.

“Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sukar dan menjadi pelindung baginya.

Sebab bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak..?
“Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyedarkan bahawa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai isterinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.

“Dan akhirnya, Kuberikan wanita air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat dia gunakan bila-bila masa pun dia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, kerana sebenarnya air mata ini adalah “air mata kehidupan.”

::: SELAMAT JALAN, CALON BIDADARI SYURGAKU…(Surat Cinta BJ.Habibie Untuk Sang Istri) :::


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu .

Karena , aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu .

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat , adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang , sekejap saja , lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati , hatiku seperti tak di tempatnya , dan tubuhku serasa kosong melompong , hilang isi .

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang .

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini .

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik .

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini .

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada .

Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari syurgaku ….

BJ. Habibie

::: TANYALAH PADA YANG TAHU JIKA ENGKAU TIDAK TAHU :::


Suatu hari, Ditengah tengah mata pelajaran Ushul Fiqh, (saat itu saya berada di tingkat 4),seluruh santri di kelas saya terserang ngantuk berat. Tiba tiba Ustad Ahsanuddin Bakrun berkata bahwa sesungguhnya segala sesuatu di dunia ini sebenarnya sudah dijelaskan dalam Al Quran. Semua sudah ada ayat yg menjelaskanya. Termasuk ayat tentang cara membuat pesawat terbang dan almari (nggak tahu kenapa saat itu beliau memilih pesawat terbang dan almari^^)

Semua santri dikelas saya tampak kebingungan termasuk sayaTiba tiba rasa kantuk jadi hilang. Rasa rasanya saya tidak pernah menemukan ayat yang menjelaskan tentang cara membuat pesawat terbang dan almari. Ustad kemudian menanyai kami satu persatu tentang bunyi ayat tersebut. Tak ada satupun yg bisa menjawabnya. Tiba giliran saya, saya juga sama sekali tidak bisa menjawab. Wong menemukan saja belum pernah,, ^^

Lalu saya bilang kalau sepertinya tidak ada ayat yg menjelaskan tentang cara membuat pesawat terbang dan almari. “ Jadi kamu meragukan kalau semua hal didunia ini sudah dijelaskan dalam al quran?” Kata beliau. Saya hanya diam nyengir. Agak sebel juga. Soalnya selama ini saya memang belum pernah meemukan ayat seperti tu.

Sekitar seperempat jam kami semua masih terdiam memikirkan ayat tersebut. Akhirnya ustad bilang bahwa ayatnya berbunyi,
( FAS’ALUU AHLADZ DZIKRI IN KUNTUM LAA TA’LAMUUN__ Bertanyalah pada yg tahu jika kamu tidak tahu )
Kami semua bingung.” Lho… kok ayat nya itu? Mana cara buat pesawatnya?” celutuk salah satu santriwan.
“Kalian rupanya tidak cerdas.Ini akibatnya kalau mengantuk dikelas. Sekarang kalau kalian mau tahu cara membuat pesawat dan almari sedang kalian tidak tahu caranya, ya kalian harus bertanya pada yang tahu. Iya kan? dan ayat nya ada dalam al quran. Tanyalah pd yg th jika kamu tdk tahu.” Jelas Ustad sambil berjalan ke meja beliau.

Semua santri hanya mengucap “ CAPE’ DEH…”

Tapi ada benarnya juga ya ^_^. Dan seketika rasa ngantuk pun hilang seketika!! ;-D

::: RINDU…AKU RINDU… RINDU.. DAN RINDU.. :::


Rindu Rindu Dan Rindu..

Sesuatu Yang Abstrak.. Tak Terlihat, Tak Tampak, Tak Teraba, Sedang Menghampiri..
Sesuatu Yang Bernama, Kerinduan!! Mata Itu, Sarat Dengan Kerinduan Yang Teramat

Wahai Engkau Yg Mempesona,
Maukah Kau Mengatakan Padaku Mengapa Ada Sesuatu Yg Bernama Kerinduan?
Ah, Karena Ketiadaannya Menyebabkan Ketiadaan Cinta. Itu Fikirku.
Tapi Entah Dengan Dirimu..

Bingung Aku Memikirkannya,,
kenapa ada rindu?^_^

::: SETITIK UJIAN DI PERJALANAN PULANG :::


Rabu, 4 November 2009.

Phew..Solo Panasnya Masya Allah.. Hari ini rencananya aku mau pulang ke Magelang. Nggak sabar rasanya nunggu pulang sampai idul adha nanti. Entah..tapi tiba tiba aku merasa begitu rindu dgn Ummi,Abi,wa Adek.Rencananya Setelah Mata Kuliah Writing Pukul 10.30, aku mau langsung pulang biar sampai magelang gak kesorean. Soalnya kalau sudah diatas jam 5, sudah nggak ada angkot yg naik sampai ke daerahku. Maklum sih.. aku kan anggun alias anak nggunung hehe rumahku di kaki gunung sumbing. Jadi jarang ada angkot yg sampai atas kalau sdh sore.

Ternyata hari itu ada latihan untuk final exam mata kuliah English Drama sampai dhuhur. Aku Yang ceritanya ditunjuk sbg sutradara sama dosen Drama,( sst..kayaknya pas milih dosennya ngantuk deh hehehe ) Mau tidak mau aku harus pulang setelah dhuhur nanti. Harus ikut mengarahkan latihan itu.Ehm..alamat bakalan nggak dapat angkot nih.. huuh..

Pukul 12.00, Aku sudah di jalan raya nunggu Bis Solo Jogja. Tadinya mau pakai PATAS, tapi kelamaan ah kalau hrs keterminal dulu. Hemat Waktu Buu^^ Tapi sampai pukul 12.30 an,belum ada Bis Solo Jogja yang nongol Padahal puanasnya..duh.. Ahirnya tuh Bis datang juga. Tapi, Nggak dapat tempat duduk. Jadi harus berdiri. Padahal energi sudah cukup terkuras.Dari pagi belum sempat makan!! duuh.. sabar..
Phew..ahirnya sampai boyolali, aku bs duduk juga.Alhamdulillah^_^ Perjalanan Lancar sampai jogja.

Sampai di Giwangan, ganti Bis Magelang Semarang. Tiba Tiba Ada konser band bis alias ada pengamen. Berhubung sudah sangat lelah, aku ketiduran. Eh..si pengamen bangunin aku minta uang. Mana mereka syerem syerem bgt tampangnya.tapi krn ngantuk,aku cuek saja. Eh..dengan sangat tidak sopannya, si pengamen narik jilbabku!! Maksa minta uang. Aku yg saat itu sdh sangat lelah, kontan saja langsung marah. Aku langsung menarik jilbabku lagi trs berdiri “ Hey mas..nggak sopan bgt sih..BLA BLA BLA BLA BLA!! Si Pengamen kaget. Mungkin nggak nyangka kalau aku berani sama mereka. Soalnya td yg didepanku juga dipaksa untuk kasih uang.hehehe duh..astaghfirullah.. maafin aku ya Allah.._^

Sampai di terminal magelang, jam sdh menunjukkan pukul 5 sore. Lihat lihat sekeliling cari angkot biru no.8. Ternyata nggak ada. Berarti harus nunggu lagi nih. Duuh.. pasti nanti sdh nggak ada angkot yg ke daerahku.ehm.. Oya, minta jemput Abi ah.. tut.. tut..tut.. Telfon nggak diangkat. Telfon Adek juga nggak diangkat. Duh..gimana nih?? Tiba tiba ada sms dari Ummi. Katanya nggak ada yg bs jemput. Abi lagi nggak di rumah. Adek juga lagi ketempat sepupu. Parahnya, kata Ummi Jalan ke rumahku sedang diperbaiki. Jadi jalan nya ditutup untuk kendaraan. Katanya, nanti berarti aku harus jalan dr jalan raya ke rumahku!! Whaaaaaaaaat??? Aku langsung lemas… Bayangkan, aku harus jalan melewati tiga desa!! Ada ojek sebenarnya..tapi kan ttp saja nggak ada gunanya.kan jalannya ditutup. Allah.. Gimana Nih??

Pasrah dan mencoba nggak mengeluh.. Ehm.. Hanya itu yg bisa aku lakukan. Ahirnya angkot datang juga dan lancar sampai berhenti di PERDANA. Dr perdana, aku hrs naik angkot lagi. Ternyata benar, angkot yg ini hanya sampai daerah BESERAN. Jadi nggak sampai daerahku. Duh,gpp deh.. Pikirin naanti.
Sampai di beseran, aku Cuma bengong. Bingung nih gimana. Padahal sudah setengah Enam lebih. Berdoa.. semoga ada angkot atau bis yg ke atas.. Hampir pukul 6.. Ahirnya datang juga. Tapi sayang, yg datang bukan angkotnya. Tapi Hujan!! Masya Allah.. padahal aku nggak bawa payung.. Buru buru berteduh deh.. Ehm.. Ahirnya Di tengah tengah hujan deras, sang angkot datang juga.. Alhamdulillah.. basah2 dikit deh. Tp gpp.. yg penting sampai rumah^^

Perjalanan Lancar. Hujan pun sudah berhenti. Aku turun dr angkot dan ternyata sudah ,maghrib.. Aku Lemas.. maghrib sudah tiba. Tapi aku masih harus berjalan melewati tiga desa untuk sampai ke desaku dgn jalan kaki. “ Mbak, Nggak dijemput Abinya to?” Tanya orang2 disitu. Aku hanya tersenyum dan menggeleng.” Tadi Pak Abdullah lewat sini lho mbak. Kirain jemput Mbak..” Kata seorang ibu yg aku nggak tahu namanya. Lagi lagi hnya bisa tersenyum.

Ehm..coba telfon lagi ah.. siapa tahu Abi sdh dirumah. Wah..ada suara diseberang sana, “ sisa pulsa anda tdk cukup untuk melakukan panggilan ini…..” Ya Allah..ternyata pulsaku habis!! Ahirnya aku hanya pasrah dan berjalan.. Pengen teriak.. pengen ngeluh.. tapi toh semua itu nggak ada gunanya. Malah hanya nambah nambahin capek^^ kan katanya hadapi semua dgn ihlas dan senyuman hehehe ^ ^ Bismillah.. Aku mulai melangkah di malam mulai gelap. Ujian belum berhenti disitu. Hujan tiba tiba turun lagi walau tak sederas tadi. Udara juga semakin dingin.. Tahu sendiri kan gimana dingin nya udara di daerah pegunungan??? Ehm.. coba saja tadi aku bawa jakeet.. duh.. Ups.. tapi nggak boleh ngeluh.. Bismillah.. Aku nggak mau jadi Akhwat yg lemah dan cengeng!! Bismillah.. harus kuat jalan di jalan yg semuanya menanjak!! Allahu Akbar..

Alhamdulillah.. ahirnya dgn tubuh yg basah kuyup, sekitar pukul 7 aku sampai rumah juga. Ummi sdh menunggu di depan rumah dgn cemas. Katanya aku di telfon nggak bisa. Ups, ternyata hp ku mati. Batere hbs^^

Yach.. sedikit ujian yg diberikan Allah di perjalanan pulang kemarin.. Sungguh.. rasanya betul betul SUPER DUPER LEGA ketika ahirnya aku bisa sampai rumah setelah melewati semuanya. Berbeda dgn ketika aku pulang dgn jalan yg lancar2 saja.. Yach.. Walaupun Di rumah cuma sebentar.. Soalnya Jumat Sudah harus ke Solo Lagi^_^

Subhanallah.. Ternyata Ujian itu sebenarnya indah.. ketika kita berusaha untuk menjalaninya^^ Saat kita akan meraih sesuatu, tentu banyak sekali ujian yg akan kita hadapi. Dan saat kita bisa mencapainya dgn usaha kita melewati ujian itu, Subhanallah.. rasanya indah sekali..^^ Seandainyapun tdk berhasil,yg pasti kita sdh berusaha. Kan Allah melihat poada usahanya, Bukan hasilnya..

Bismillah.. Yuk kita buktikan kl kita adalah Ummat Yang Kuat!! ^^ Terimakasih Allah.. ^_^

::: PEREMPUAN ITU SAMA SEKALI TIDAK CANTIK :::


Fathi Menghela Nafas. Laki Laki di depannya itu berbicara banyak tentang pernikahanya. Dia dan istrinya sudah lama menikah dan sudah dikaruniai 5 orang anak. Lelaki itu sepertinya sangat bahagia dengan pernikahannya.Fathi melihatnya dari wajah lelaki itu yg selalu berseri seri saat menceritakan anak anaknya.

“Dulu saat menikah,Saya tidak mencintai saya.” Kata lelaki itu. Fathi terhenyak.

“Saya tidak mencintai istri saya.” Fathi semakin tak mengerti. Bagaimana bisa tidak mencintai tapi punya 5 orang anak? Bagaimana mungkin lelaki itu tak bahagia berdampingan dengan istri yang sangat sabar? Fathi pernah bertemu istri lelaki itu dan melihat langsung bagaimana sabarnya sang istri mengurus rumah tangga dan anak anaknya.

“Saya ingin belajar ihlas saat menikah dulu. Makanya saya memutuskan untuk tidak melihat wajah istri saat taarruf dulu. Saya melihatnya ketika kami sudah dipelaminan. Dan Saya begitu kaget ketika saya tahu bahwa ternyata dia sama sekali tidak cantik!!” Lelaki itu menghela nafas. Fathi masih menjadi pendengar setia tanpa mengedipkan matanya.

“Lalu kenapa antum masih bisa bertahan sampai sekarang ?” Tanya fathi penasaran. Lelaki itu tersenyum penuh arti.

“ Memang dulu pada saat awal menikah, Saya melihatnya sebagai perempuan yang tidak cantik. Biasa saja. Tapi kembali pada niatan awal saya bahwa saya ingin ihlas. Ingin ihlas mencari pendamping bukan berdasar pada fisiknya.” Lelaki Itu meneguk air 3 gelas didepannya sampai habis.Termasuk Punya fathi.

“Lalu?” Fathi masih penasaran.

“ Saat malam pertama bersamanya, saya meninggalkannya. Saya tidak mau menghabiskan malam bersamanya, karena dia betul betul tidak menarik di mata saya. Bahkan selama sebulan lebih saya meninggalkannya. Saya juga tidak pernah mengajaknya bercakap cakap.Semua saya lakukan untuk menghindarinya.”

“Suami tidak tahu diri” Bathin Fathi. Lelaki itu melanjutkan ceritanya.

“ Hingga pada suatu malam,setelah sebulan lebih menghilang, saya pulang dan masuk kamar. Saya lihat dia sudah tertidur. Matanya tampak sembab.Sepertinya dia habis menangis. Ada perasaan bersalah merasuki hati saya. Tiba tiba, mata saya tertuju pada sebuah kertas yang tergeletak di sampingnya. Pelan saya mengambilnya dan membacanya. Masya Allah…. Semua perih yang dirasakan istri saya tertulis disana. Tanpa sadar, saya meneteskan airmata setelah membacanya. Betapa saya telah dzalim padanya.”

***********************************************************************************
****________ Duhai suamiku…
Sungguh… aku tak tahu apa salahku padamu.. Rasa rasanya, aku juga tidak menyakitimu.. karena baru dipelaminan itu kita bertemu.

Tapi, kenapa engkau mencampakkanku? Kenapa engkau tak mau menganggapku sebagai istrimu?bahkan sebulan lebih kau pergi dariku.. setelah sebulan pernikahan kitapun, kau sama sekali tak pernah menyapaku..apalagi……….. menyentuhku!

Aku bukan patung, suamiku.. tapi aku istrimu.. istri yang akan menemani perjuanganmu.. Sungguh…… apa sebenarnya kesalahanku??

Tadi Ummi mu menelponku, menanyakan bagaimana keadaanmu dan kedaanku.. aku bilang, kita baik baik saja..

Ingin rasanya aku bertanya pada ummi mu, tapi aku takut menyinggung perasaanmu..
Aku juga ingin bercerita pada Abimu.. tapi lagi lagi, aku tak tega padamu.
Aku juga bingung harus berkata apa kala teman teman, keluarga, dan tetangga menanyaiku ttg pernikahanku..

Kadang..syetan menggodaku.. bahwa semua ini salahmu. Kenapa kau dulu mau menikahiku kalau sampai sekarang ahirnya kau tak menganggapku? Aku tak pernah memintamu menikahiku. Kau sendiri yg datang untuk bertaarruf denganku.. Astaghfirullah… Untunglah.. syetan tak berhasil menggodaku, hingga aku tak pernah menyalahkanmu. Aku anggap, ini ujian dari Allah bagiku..

Suamiku.. sungguh, betapapun engkau tak pernah menganggapku, tapi aku sangat mencintaimu.. aku ingin selalu mendampingimu, dalam suka dan dukamu.. Aku hanya bisa berdoa, semoga Allah membuka pintu hatimu.. aku akan sabar menunggu, sampai kau mau menganggapku sebagai istrimu.._____****

***********************************************************************************

Fathi masih mendengarkan dengan seksama.

“ Rupanya saya tertidur setelah membaca tulisan itu. Saya terbangun saat sayup sayup terdengar orang mengaji. Subhanallaah… suara nan begitu fasih dan merdu.. Bahkan sampai menusuk kalbu.Saya baru sadar, ternyata itu suara istriku!! Masya Allah.. saya baru tahu kalau istri saya punya suara seindah itu..Saya akui, saya….terpukau oleh bacaan Qur’an nya, terutama oleh suaranya yg begitu merdu ”

“ya iyalah, baru tahu. Kan sebulan lebih antum pergi” Bathin Fathi.

“malam berikutnya, sepulang kerja, saya berniat untuk langsung tidur. Saya merasa salah masuk kamar karena ketika saya membuka pintu kamar, saya lihat ada seorang perempuan, memakai gaun merah muda tanpa lengan, sedang di depan meja rias menyisir rambutnya. Saya hampir pergi saat perempuan itu memanggilku.

(“ kemarilah, suamiku.. aku menunggumu”) “begitu katanya. Begitu Lembut..”

“ Saya hampir tidak bisa berkata kata. Masya Allah.. saya seperti mabuk dibuatnya.. saya tidak percaya bahwa perempuan itu istri saya. Karena memang baru saat itu saya melihatnya menanggalkan jilbabnya. Dia… berdandan manis sekali… Hati saya bergetar hebat karenanya. !!”

“Saya semakin terpesona dengan nya saat dia menunjukkan sikap nya sebagai istri yg sangat patuh pada suaminya. Kesabaran nya menghadapi saya juga semakin menambah kecantikan hatinya. Apalagi kecerdasan yg dimilikinya rupanya sangat tinggi. Keshalihanya…Masya Allah… dia terlihat semakin cantik dimata saya dan saya akui, saya jatuh cinta padanya.semakin hari, selalu bertambah kecintaan saya padanya”

“ dan sekarang, saya berani mengatakan bahwa istri saya, sangaaaaaaaaaaaaaat cantik.. kecantikan hati dan akhlaknya, membuatnya cantik secara sempurna, dan membuat saya terpesona”

***********************************************************************************

Saudaraku, ada sebuah pepatah arab mengatakan,

“ laisal jamaalu biatswaabin tuzayyinuna.. innal jamaala jamaalul ilmi wal adabi..Wa laisal yatimmu allati qad maata waaliduhu.. balil yatimma, yatimmul ilmi wal adabi..
“ bukanlah suatu kecantikan itu berasal dari pakaiyan yg menghiasi kita, melainkan kecantikan itu berasal dari cantiknya ilmu dan adab yg kita punya. Orang yatim bukanlah orang yg telah mati ayah nya, tapi orang yatim ialah orang yg tak punya ilmu dan adab pada dirinya”

Apa guna indah rupa, namun buruk akhlak nya..
Lebih celaka lagi, buruk rupa,buruk pula ahlaknya
Lebih baik buruk rupa,tapi indah akhlaknya, karena akan terlihat sangat menarik karenanya..
Beruntung lagi, jika indahnya rupa, diiringi indah akhlaknya..^_^