::: DOA SEORANG PECINTA :::


Ya Allah…

Berilah aku rizki cintaMU dan cinta orang yg cintanya bermanfaat untuk ku d sisi Mu..

Ya Allah,,
segala yg Engkau rizkikan untuk ku d antara yg aku cintai, jadikan itu sebagai kekuatan untuk mendapatkan apa yg Engkau cintai..

Ya Allah,,
apa yg Engkau singkirkan d antara sesuatu yg aku cintai, jadikan itu kebebasan untuk ku dlm segala hal yg Engkau cintai..

(HR. TIRMIDZI )

::: DERAP TASBIH CINTA :::


Rabbi..
Jika cintaku Kau ciptakan untuknya,tabahkan hatinya, teguhkan iman nya,sucikan cintanya,lembutkan rindunya..

Rabbi..

Jika hatiku Kau ciptakan untuknya, penuhi hatinya dgn kasih Mu,
terangi langkahnya dengan nur Mu,
bisikkan kedamaian dalam kegalauan,
temani dia dlm kesepian..

Rabbi..

Kutitipkan cintaku padaMu untuknya..
Resapkan rinduku pada rindunya..
Mekarkan cintaku bersama cintanya
satukan hidupku dan hidupnya dlm cinta Mu

sebab,sungguh aku mencintainya karena Mu

::: AKU YANG BEGITU LEMAH KARENA CINTA :::


Kau benar..
Cinta selalu melahirkan keberanian, keberanian untuk memperjuangkan cintanya,
Keberanian untuk mengatakan dan mengungkapkan perasaan..

Tapi aku???
Akulah yang barangkali patut di cap sebagai pengecut,
Yang hanya bisa berlindung di balik egoisme dan ketidak berdayaanku,

Sampai kapan aku akan terus bertahan dalam keadaan seperti ini?
Entahlah…
Aku tidak tahu…

Aku harap waktu akan membantuku mendapatkan jawaban

Semoga kau mengerti..

::: BUKANKAH KITA SAMA SAMA MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG? :::


Saudaraku, Apalah artinya perbedaan dibandingkan banyaknya persamaan diantara kita?

Bukankah kita sama sama membutuhkan sesuap nasi dan seteguk air segar demi memenuhi lapar dan dahaga?

Kita jg sama sama menangis dikala sedih,dan tertawa saat gembira.

kita sama sama gemetar saat ketakutan melanda dan tergelak saat kebahagiaan menerpa.

Kita sama sama berkeringat dibawah terik matahari,dan menggigil ditelan dingin.

Tidakkah kita melihat begitu bnyak persamaan diantara kita sampai kita tak bs menghitungnya?

Lalu mengapa secuil perbedaan yg dipicu oleh keinginan,hasrat,dan nafsu menyangsikan semu persamaan kita?

Mengapa kita seolah memiliki lbh bnyak waktu untk mengais ngais perbedaan dan menggoreskan garis pemisah?

Saudaraku,tdk cukupkah 1 persamaan diantara kita berikut ini mampu memupuskan kegigihan untk mempertahankan egoisme warna perbedaan itu?

” BUKANKAH KITA SAMA SAMA MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG…?”

::: SELAMAT JALAN, CALON BIDADARI SYURGAKU…(Surat Cinta BJ.Habibie Untuk Sang Istri) :::


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu .

Karena , aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu .

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat , adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang , sekejap saja , lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati , hatiku seperti tak di tempatnya , dan tubuhku serasa kosong melompong , hilang isi .

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang .

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini .

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik .

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini .

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada .

Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari syurgaku ….

BJ. Habibie

::: RINDU…AKU RINDU… RINDU.. DAN RINDU.. :::


Rindu Rindu Dan Rindu..

Sesuatu Yang Abstrak.. Tak Terlihat, Tak Tampak, Tak Teraba, Sedang Menghampiri..
Sesuatu Yang Bernama, Kerinduan!! Mata Itu, Sarat Dengan Kerinduan Yang Teramat

Wahai Engkau Yg Mempesona,
Maukah Kau Mengatakan Padaku Mengapa Ada Sesuatu Yg Bernama Kerinduan?
Ah, Karena Ketiadaannya Menyebabkan Ketiadaan Cinta. Itu Fikirku.
Tapi Entah Dengan Dirimu..

Bingung Aku Memikirkannya,,
kenapa ada rindu?^_^

::: PEREMPUAN ITU SAMA SEKALI TIDAK CANTIK :::


Fathi Menghela Nafas. Laki Laki di depannya itu berbicara banyak tentang pernikahanya. Dia dan istrinya sudah lama menikah dan sudah dikaruniai 5 orang anak. Lelaki itu sepertinya sangat bahagia dengan pernikahannya.Fathi melihatnya dari wajah lelaki itu yg selalu berseri seri saat menceritakan anak anaknya.

“Dulu saat menikah,Saya tidak mencintai saya.” Kata lelaki itu. Fathi terhenyak.

“Saya tidak mencintai istri saya.” Fathi semakin tak mengerti. Bagaimana bisa tidak mencintai tapi punya 5 orang anak? Bagaimana mungkin lelaki itu tak bahagia berdampingan dengan istri yang sangat sabar? Fathi pernah bertemu istri lelaki itu dan melihat langsung bagaimana sabarnya sang istri mengurus rumah tangga dan anak anaknya.

“Saya ingin belajar ihlas saat menikah dulu. Makanya saya memutuskan untuk tidak melihat wajah istri saat taarruf dulu. Saya melihatnya ketika kami sudah dipelaminan. Dan Saya begitu kaget ketika saya tahu bahwa ternyata dia sama sekali tidak cantik!!” Lelaki itu menghela nafas. Fathi masih menjadi pendengar setia tanpa mengedipkan matanya.

“Lalu kenapa antum masih bisa bertahan sampai sekarang ?” Tanya fathi penasaran. Lelaki itu tersenyum penuh arti.

“ Memang dulu pada saat awal menikah, Saya melihatnya sebagai perempuan yang tidak cantik. Biasa saja. Tapi kembali pada niatan awal saya bahwa saya ingin ihlas. Ingin ihlas mencari pendamping bukan berdasar pada fisiknya.” Lelaki Itu meneguk air 3 gelas didepannya sampai habis.Termasuk Punya fathi.

“Lalu?” Fathi masih penasaran.

“ Saat malam pertama bersamanya, saya meninggalkannya. Saya tidak mau menghabiskan malam bersamanya, karena dia betul betul tidak menarik di mata saya. Bahkan selama sebulan lebih saya meninggalkannya. Saya juga tidak pernah mengajaknya bercakap cakap.Semua saya lakukan untuk menghindarinya.”

“Suami tidak tahu diri” Bathin Fathi. Lelaki itu melanjutkan ceritanya.

“ Hingga pada suatu malam,setelah sebulan lebih menghilang, saya pulang dan masuk kamar. Saya lihat dia sudah tertidur. Matanya tampak sembab.Sepertinya dia habis menangis. Ada perasaan bersalah merasuki hati saya. Tiba tiba, mata saya tertuju pada sebuah kertas yang tergeletak di sampingnya. Pelan saya mengambilnya dan membacanya. Masya Allah…. Semua perih yang dirasakan istri saya tertulis disana. Tanpa sadar, saya meneteskan airmata setelah membacanya. Betapa saya telah dzalim padanya.”

***********************************************************************************
****________ Duhai suamiku…
Sungguh… aku tak tahu apa salahku padamu.. Rasa rasanya, aku juga tidak menyakitimu.. karena baru dipelaminan itu kita bertemu.

Tapi, kenapa engkau mencampakkanku? Kenapa engkau tak mau menganggapku sebagai istrimu?bahkan sebulan lebih kau pergi dariku.. setelah sebulan pernikahan kitapun, kau sama sekali tak pernah menyapaku..apalagi……….. menyentuhku!

Aku bukan patung, suamiku.. tapi aku istrimu.. istri yang akan menemani perjuanganmu.. Sungguh…… apa sebenarnya kesalahanku??

Tadi Ummi mu menelponku, menanyakan bagaimana keadaanmu dan kedaanku.. aku bilang, kita baik baik saja..

Ingin rasanya aku bertanya pada ummi mu, tapi aku takut menyinggung perasaanmu..
Aku juga ingin bercerita pada Abimu.. tapi lagi lagi, aku tak tega padamu.
Aku juga bingung harus berkata apa kala teman teman, keluarga, dan tetangga menanyaiku ttg pernikahanku..

Kadang..syetan menggodaku.. bahwa semua ini salahmu. Kenapa kau dulu mau menikahiku kalau sampai sekarang ahirnya kau tak menganggapku? Aku tak pernah memintamu menikahiku. Kau sendiri yg datang untuk bertaarruf denganku.. Astaghfirullah… Untunglah.. syetan tak berhasil menggodaku, hingga aku tak pernah menyalahkanmu. Aku anggap, ini ujian dari Allah bagiku..

Suamiku.. sungguh, betapapun engkau tak pernah menganggapku, tapi aku sangat mencintaimu.. aku ingin selalu mendampingimu, dalam suka dan dukamu.. Aku hanya bisa berdoa, semoga Allah membuka pintu hatimu.. aku akan sabar menunggu, sampai kau mau menganggapku sebagai istrimu.._____****

***********************************************************************************

Fathi masih mendengarkan dengan seksama.

“ Rupanya saya tertidur setelah membaca tulisan itu. Saya terbangun saat sayup sayup terdengar orang mengaji. Subhanallaah… suara nan begitu fasih dan merdu.. Bahkan sampai menusuk kalbu.Saya baru sadar, ternyata itu suara istriku!! Masya Allah.. saya baru tahu kalau istri saya punya suara seindah itu..Saya akui, saya….terpukau oleh bacaan Qur’an nya, terutama oleh suaranya yg begitu merdu ”

“ya iyalah, baru tahu. Kan sebulan lebih antum pergi” Bathin Fathi.

“malam berikutnya, sepulang kerja, saya berniat untuk langsung tidur. Saya merasa salah masuk kamar karena ketika saya membuka pintu kamar, saya lihat ada seorang perempuan, memakai gaun merah muda tanpa lengan, sedang di depan meja rias menyisir rambutnya. Saya hampir pergi saat perempuan itu memanggilku.

(“ kemarilah, suamiku.. aku menunggumu”) “begitu katanya. Begitu Lembut..”

“ Saya hampir tidak bisa berkata kata. Masya Allah.. saya seperti mabuk dibuatnya.. saya tidak percaya bahwa perempuan itu istri saya. Karena memang baru saat itu saya melihatnya menanggalkan jilbabnya. Dia… berdandan manis sekali… Hati saya bergetar hebat karenanya. !!”

“Saya semakin terpesona dengan nya saat dia menunjukkan sikap nya sebagai istri yg sangat patuh pada suaminya. Kesabaran nya menghadapi saya juga semakin menambah kecantikan hatinya. Apalagi kecerdasan yg dimilikinya rupanya sangat tinggi. Keshalihanya…Masya Allah… dia terlihat semakin cantik dimata saya dan saya akui, saya jatuh cinta padanya.semakin hari, selalu bertambah kecintaan saya padanya”

“ dan sekarang, saya berani mengatakan bahwa istri saya, sangaaaaaaaaaaaaaat cantik.. kecantikan hati dan akhlaknya, membuatnya cantik secara sempurna, dan membuat saya terpesona”

***********************************************************************************

Saudaraku, ada sebuah pepatah arab mengatakan,

“ laisal jamaalu biatswaabin tuzayyinuna.. innal jamaala jamaalul ilmi wal adabi..Wa laisal yatimmu allati qad maata waaliduhu.. balil yatimma, yatimmul ilmi wal adabi..
“ bukanlah suatu kecantikan itu berasal dari pakaiyan yg menghiasi kita, melainkan kecantikan itu berasal dari cantiknya ilmu dan adab yg kita punya. Orang yatim bukanlah orang yg telah mati ayah nya, tapi orang yatim ialah orang yg tak punya ilmu dan adab pada dirinya”

Apa guna indah rupa, namun buruk akhlak nya..
Lebih celaka lagi, buruk rupa,buruk pula ahlaknya
Lebih baik buruk rupa,tapi indah akhlaknya, karena akan terlihat sangat menarik karenanya..
Beruntung lagi, jika indahnya rupa, diiringi indah akhlaknya..^_^

::: AKU DILAMAR! :::


“ Ada angin segar… yang tiba – tiba datang menyapa…. Mendekat penuh mesra, sambil membisikkan kata tentang seuntai mutiara.. Hati tiba-tiba serasa berbeda. Ada rasa yg lain disana.. Entahlah.. apakah ini yg namanya cinta?? Sebab, sejak angin itu menyapa, tiba-tiba saja ada rasa sedih, bahagia, risau, cemburu, tercampur aduk disana..^_^”

Ketika suatu hari, sang pangeran datang dan mengatakan,

“ Ukhti…… aku ingin berta’arruf denganmu.. aku ingin meminangmu sebagai bidadari pendamping perjuanganku.. Anggap kita sedang sama –sama menjalankan sebuah proyek besar.. Proyek pencarian pendamping hidup. Deadline tiga bulan. Bagaimana ukhti?”

Ooooops…, pasti muka kita langsung memerah niy..^_^

Ya.. akan tiba saatnya bagi seorang akhwat, ketika tiba-tiba ada seorang ikhwan yg datang untuk berta’arruf dan meminang kita. Apa yang harus kita lakukan???
Langsung menerimanya tanpa syarat gara-gara si ikhwan berkepribadian baik?( maksudnya, mobil pribadi, rumah pribadi, motor pribadi hehe), atau langsung diterima gara-gara si ikhwan guanteng nya kayak Tom Cruise? Atau gara-gara dia anak sultan? Atau…. Atau…. Atau……………………….. atau yg lainnya?

Ehm.. tidak semudah dan secepat itu , sayang…………^_^

Menikah bukan untuk sehari atau dua hari.. tapi untuk seumur hidup.. jadi, banyak yg harus dipertimbangkan.

Ini nih, yang kira kira harus kita lakukan jika ada ikhwan yg tiba-tiba berbisik mesra, mengajak kita membangun bahtera rumah tangga bersama..( chie… berbisik mesra^_^)

• Tanyakan kepada diri sendiri apakah memang kita sudah merencanakan untuk menikah? Atau jangan jangan rencana untuk menikah masih lama.
Bagaimanapun menikah adalah fase kedua dalam hidup kita. Maka benar- benar harus direncanakan dengan baik. Apabila ternyata rencana menikah masih lama,maka jawab saja dengan tegas bahwa kita belum ada rencana untuk menikah.

Ketegasan sikap dalam hal ini sangat penting. Hal ini dimaksudkan agar sang ikhwan tidak merasa digantung.. ( emang jemuran ya?^_^). Maksudnya digantung adalah di terima- tidak, di tolak juga tidak. Jika hal ini terjadi, maka bisa saja si ikhwan menyimpulkan bahwa kita masih memberikan harapan bagi si ikhwan.. Kasihan si ikhwan kalau begini. Ingat, “ ikhwan juga manusia.. punya rasa punya hati..” hehe^ _^

Hindari kondisi ini, jawab dengan tegas dan lugas ( tegas bukan bermakna negatif lho..). Nah… ketegasan dalam hal ini, Insya Allah akan membawa kebaikan bagi kita, dan juga bagi si ikhwan..

• Apabila ternyata kita memang sudah ada rencana untuk menikah, maka ada dua pendekatan yang bisa dilakukan dalam bersikap..

a. ASPEK RASIONALITAS

Dalam memilih pasangan, kita juga harus rasional agar tidak menimbulkan perasaan terpaksa, agar kita paham tentang sikap yang di ambil, dan agar kita bertanggung jawab dengan pilihan kita sendiri. Ini penting agar dikemudian hari, kita tidak saling menyalahkan. Semuanya adalah rasional dan fair. Nah, pertanyaannya, sekarang bagaimana kita bisa rasional dalam memilih jodoh??

Pastikan kita sudah punya visi rumah tangga. Tahu visi kan? Pasti tahu donk…^_^ Pastikan kita sudah punya gambaran jangka panjang tentang rumah tangga kita nanti. Mau di format seperti apa, dan mau dibawa kemana rumah tangga kita?

Visi harus sudah dirumuskan dengan baik. Karena itu, mulai sekarang pastikan sudah memiliki visi keluarga yang matang. Visi yang berorientasi pada keridhoan Allah dan kecemerlangan Islam.

Nah……… setelah memiliki visi tersebut, tawarkan pada sang ikhwan. Apakah dia siap merealisasikan visi tersebut? Apakah kita juga merasa dia mampu merealisasi visi tersebut?

Pastikan jawabannya saat ta’arruf. Apabila si ikhwan tidak sanggup, maka jangan dipaksakan untuk menerimanya gara-gara kasihan, atau gara-gara dia kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeen abisss hehehe ^_^. Dengan demikian, kita tidak akan terjebak pada pertimbangan-pertimbangan yang simbolik,seperti pertimbangan ketampanan,kekayaan,dan keturunan.

b. ASPEK RELIGIUSITAS

Kita harus ingat, bahwa sesuatu yang rasional dan baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah SWT karena pernikahan adalah wilayah gelap yang kita tidak mampu melihatnya. Karena itu, sandarkan diri sepenuhnya pada Allah SWT. Ingatlah bahwa pernikahan adalah ritual yang suci. Maka harus dibangun dengan niat yang suci,dan dilaksanakan dengan metodologi yang suci pula..( Islam bener-bener so sweeeet deh^_^)

Pilihlah calon suami yang mampu mensucikan dirinya, dan siap diajak menikah dengan proses yang suci. Sucikan diri terutama dalam proses pemilihan calon suami, karena ini adalah saat-saat yang sangat menentukan..) Ingat, memilih suami bukan untuk coba-coba.. bukan seperti memilih baju di mall ^_^)

Dekatkan diri pada Allah dengan qiyamullail, shaum sunnah, dzikir dan tilawah, dan amalan amalan lainnya. Jangan lupa untuk berdoa,

“ Ya Rabb………………………………….
Bila memang dia baik untuk ku, maka mudahkanlah proses ini,dan segerakan kami menuju bahtera pernikahan yang suci.. Namun apabila dia tidak baik untukku, cukupkan proses ini sampai disini, dan karuniakanlah suami yang lebih baik darinya…..” ^_^

• Tetap membangun komunikasi yang baik dengan Abi wa Ummi..^_^
Bagaimanapun, Abi adalah wali dari putra putrinya. Mintalah nasehat kepada beliau berdua, agar meringankan beban dan memberikan keridhoan kepada kita..

Wallahu a’lam bish showwab………………………^_^

::: KETEGASAN WANITA, KEPASTIAN BAGI PRIA. INGAT, PRIA JUGA MANUSIA ^_^ :::


( woro-woro.. tulisan ini saya buat, karena kekhawatiran saya melihat banyak nya akhwat yg tidak bisa bersikap tegas menghadapi para ikhwan..yg tentu saja bs menjadikan dan memunculkan hal yg tdk diinginkan… Saya sendiripun juga pernah merasakan ketidak tegasan ini ada dalam diri saya. Akibatnya sungguh merugikan banyak pihak.. semoga bermanfaat^_^)

“Saya tidak suka difitnah. Saya tidak suka digosipkan seperti itu. Toh saya memang tidak ada apa-apa dengan dia..!!!! ” Kata Sarah suatu hari dengan emosi yg tinggi.

Sebut saja namanya si Sarah. Seorang akhwat aktivis di sebuah organisasi keislaman. Alkisah, Sarah merasa tidak nyaman karena ada desas desus diantara teman-temannya tentang dirinya. Kabar yg beredar, Sarah terlibat sebuah hubungan khusus dengan seorang ikhwan bernama Mahdi di kampusnya.
Kedekatan bermula ketika Mahdi dan Sarah berkecimpung dalam sebuah kegiatan sosial yang diadakan oleh organisasi yg mereka ikuti. Kebetulan Mahdi sebagai koordinator dan Sarah sebagai anggotanya. Hal ini menyebabkan intensitas pertemuan mereka bertambah.

Semua teman-teman aktivis sudah tahu bahwa Sarah sudah dikhitbah oleh seorang ikhwan bernama Furqan. Dan Mahdi sendiripun juga sudah mengkhitbah seorang akhwat bernama Alfia.

Sarah memang dikenal sebagai perempuan yg kurang bisa tegas bersikap dengan para ikhwan. Beberapa ikhwan yg mendekatinya, siapapun dia, selalu ditanggapinya. Alhasil, banyak ikhwan yg menaruh harapan padanya, karena Sarah pun memberikan harapan kepada semua ikhwan yg mendekatinya dgn sikap ketidak tegasannya. Jadi, banyak ikhwan yg merasa diberi lampu hijau oleh Sarah untuk menjadi calon pendampingnya. Dan bahkan, banyak ikhwan yg menjadi merasa memiliki Sarah karena sikap Sarah yg selalu menanggapi mereka.

Teman-teman mulai mempertanyakan kedekatan Sarah dengan Mahdi. Ini bermula dari sikap mereka yg tidak wajar. Dalam artian, kedekatan dan sikap mereka tidak mencerminkan sebuah hubungan kerja. Melainkan mencerminkan sebuah hubungan yg lain.

Beberapa orang sudah menasihati Sarah tentang ketidak tegasannya, dan tentang kedekatannya dgn Mahdi yg tidak wajar. Juga mengingatkan Sarah bahwa dia sudah berada dibawah pinangan Furqan.Tapi Sarah selalu mengelak dan mengatakan bahwa tidak ada apa-apa antara dia dengan Mahdi.
Tak ada asap jika tak ada api. Mungkin Inilah yg pas untuk menggambarkan keadaan Sarah dan Mahdi. Sepenuhnya, Sarah tidak bisa menyalahkan gosip yg beredar tentang dirinya. Karena org lain melihat kenyataan yg berbeda dari apa yg dikatakannya.

Sekarang, siapa yg akan percaya bahwa mereka tidak ada hubungan khusus jika di sms saja, banyak kata-kata mesra yg terucap antara keduanya? Siapa yg akan percaya jika Mahdi saja terlalu sering menelfon Sarah dan hal yg dibicarakan adalah hal pribadi. Bukan hal organisasi? Dan semua orang mengetahui hal ini.Jika hanya untuk menelfon masalah organisasi, apa harus telfon sampai jam 12 malam? apa harus telfon jam 3 pagi? Siapa yg akan percaya jika Mahdi saja memanggil Sarah dengan panggilan mesra?

Lagipula sikap yg ditunjukkan Mahdi kepada Sarah rasanya terlalu berlebihan. Ketika ditanya oleh teman-temannya, Mahdi juga selalu mengelak. Ia mengatakan bahwa ia dekat dengan Sarah karena urusan organisasi. Sama dengan sikapnya terhadap akhwat lainnya.

Tapi, pada kenyataa yg ada sama sekali berbeda dengan yg dikatakan Mahdi. Kenapa sikapnya terhadap Sarah terlalu berlebihan dan tak sama dengan sikapnya yg ditunjukkan pada Maria, misalnya yg notabene sebagai sekretarisnya? Atau sikapnya terhadap Rahma sebagai bendaharanya? Ini yg menjadi tanda tanya teman-temannya. Selain itu, beberapa orang memergoki Mahdi memberikan sebuah bingkisan berupa kado untuk Sarah. Ini juga menjadi tanda tanya. Jika memang Mahdi bersikap sama dengan semua akhwat, kenapa hanya Sarah yg diberikannya Kado? Kenapa Maria, Rahma, Lilia, Dan akhwat lainnya yg berkecimpung di kegiatan itu tidak diberikannya kado juga?

Ya… Inilah kisah fikisi yg menggambarkan keadaan yg sering terjadi antara kita karena ketidak tegasan para wanita.Dan hal ini banyak terjadi, bahkan dikalangan aktivis dakwah…

Sarah tidak bisa menyalahkan gosip yg ada karena dia sendiri yg mengatakan bahwa hubungannya dengan Mahdi bukan hubungan biasa dengan menunjukkannya lewat sikap mereka berdua yg terlalu berlebihan.

“ Saya tidak terima digosipkan seperti itu. Wong dulu saja saat Mira dekat dengan Mahdi, tidak ada yg menggosipkannya. Lalu kenapa saat saya dekat dengannya, banyak gosip yg bermunculan??” Kata Sarah suatu hari.

Nah… Sarah tidak menyadari bahwa sebelum dia mengatakan bahwa ia tak suka digosipkan, seharusnya ia Introspeksi dirinya. Apakah sikap dan kedekatan mereka wajar? Apakah dia sudah bersikap sebaik2 nya dalam hal ini?? Jika memang sikapnya wajar, pasti tidak akan muncul gosip seperti itu.

Lain halnya dengan Mira. Ahwat satu ini dulu juga pernah dekat dengan Mahdi. Tapi kedekatannya murni hubungan kerja. Mira hanya bertemu Mahdi ketika ada urusan tentang kegiatan saja. Sikap mereka juga wajar. Tidak ada sms sms mesra,, tidak ada panggilan mesra, tidak ada telfon yg berlebihan kecuali untuk kegiatan, juga tidak ada kado kado antara keduanya. Mira juga tidak dekat lagi dengan Mahdi ketika kegiatan yg mereka kelola selesai. Jadi tidak ada yg suudhan pada Mira dan Mahdi.

Saudaraku yg dirahmati Allah….

Ketegasan dalam bersikap sangat penting dalam kehidupan kita. Sikap Mahdi yg berlebihan juga bisa jadi dikarenakan sikap Sarah yg ridak bisa tegas. Padahal dia sudah dipinang oleh Furqan. Andai pada awalnya Sarah mau tegas pada Mahdi ketika Mahdi mulai memberikannya perhatian berlebih, pasti hal ini tidak akan terjadi.

Mungkin Sarah merasa tidak ada hubungan khusus dgn Mahdi. Tapi dengan sikapnya yg memperbolehkan dan membiarkan Mahdi memanggilnya dgn panggilan mesra, sms sms dengan kata kata mesra dan menelfon untuk hal yg tdk sseharusnya, apakah itu belum cukup untuk mengatakan bahwa mereka berdua sudah bersikap layaknya sepasang kekasih?

Sarah dan Mahdi juga tidak sadar bahwa ada pihak-pihak yg mungkin saja tersakiti dengan sikap dan kedekatan mereka berdua. Furqan, walaupun dia laki-laki, dia pasti akan merasa sakit hati ketika tahu bahwa calon istrinya bermesra mesraan dengan laki-laki lain. Begitu juga dengan Alfia, calon istri Mahdi yg tentu dan sudah pasti akan merasa sakit ketika tahu bahwa calon suaminya bersikap seperti itu kepada perempuan lain. Para ikhwan yg sudah terlanjur diberi harapan oleh Sarah, juga akan merasa sakit hati.

Nah.. inti permasalahannya ada pada KETEGASAN KITA. Ketika kita, para akhwat bisa tegas dalam bersikap terutama dalam bersikap terhadap para ikhwan, kejadian seperti yg dialami Sarah tidak akan terjadi. Sulit memang, karena jujur saya sendiri jg pernah merasakan. Tapi sesulit apapaun sebuah ketegasan, kita harus melakukannya…

Saudaraku, meskipun ini hanya kisah fiksi, tapi banyak hal seperti ini diantara kita dan ada beberapa hal yg bisa kita ambil daripadanya. Diantaranya:

• Bersikaplah TEGAS jika kita tidak menginginkan hal seperti ini terjadi.
Jangan gunakan alasan rikuh, tidak enak hati, segan, atau apapun itu untuk tidak bersikap TEGAS. Kita bukannya tidak mampu bersikap tegas. Tapi kita tidak mau bersikap tegas. Ketika memang sudah ada niatan untuk bersikap tegas, kita pasti bisa melakukannya^_^

Pikirkan pihak-pihak yg akan dirugikan dengan sikap ketidak tegasan kita. Ketika kita tidak tegas terhadap semua ikhwan yg mendekati kita, maka para ikhwan ini akan merasa bahwa kita memberikannya peluang, memberikannya lampu hijau. Ini bisa mengakibatkan si Ikhwan merasa memiliki kita. Apalagi ketika kita membiarkan para ikhwan yg mendekati kita memanggil kita dgn panggilan mesra, sms-sms yg isinya kata2 mesra, atau berlebihan menelfon untuk membicarakan hal yg tdk semestinya.
Ingat bahwa ikhwan juga manusia yg punya hati dan rasa ^_^

• Ketika kita mendapatkan gosip yg beredar tentang kita, jangan langsung menyalahkan gosip yg ada. Tapi kita harus melihat diri kita dahulu. Apakah sikap kita memang wajar? Apakah sikap kita memang sudah mencerminkan hal yg semstinya yg tidak mengundang gosip?

Karena kita sering tak sadar, bahwa sikap yg kita tunjukkan rupanya mengundang orang lain untuk suudhan

Ambil positifnya saja. Ketika ada gosip yg beredar tentang kita, artinya banyak org yg sayang pada kita. Buktinya mereka memperhatikan sikap-sikap kita, dan membenarkan atau mengingatkan kita.
INTROSPEKSI DIRI. Itulah hal utama yg harus kita lakukan ketika ada gosip tentang kita.

Nah………………. Saudaraku yg kusayangi sepenuh cinta…, marilah bersama-sama kita memperbaiki diri kita.. Ingatlah bahwa sikap yg wajar akan berhasil imbang…

::: DINDA, IJINKAN AKU EKSPRESIKAN CINTAKU :::


Cinta…
Banyak manusia yang berjuang mati matian demi mendapatkan cinta. Halalkan segala cara, dobrak segala keharaman yang ada.Semua dilakukan demi cinta nya yang menurutnya kan membawa bahagia.. Sayang.. semuanya justru membuatnya menderita.. kecewa.. hidup serasa tak lagi bermakna..Hanya karena cinta yang tak semestinya ia elu elukan segitunya.

Ada yang mengaku mencintai bunga, mawar yang begitu memesona.
Sedikit demi sedikit, didekatinya sang mawar.. segala cara dan rayuan di keluarkan..agar duri pelindung mawar tak mengenai tangannya. Rupanya mawar tak kuasa menahan rayuannya.. mawar pun berhasil dipetiknya.. Duri mawar tak lagi jadi penghalang baginya.. Rayuannya berhasil membuat duri itu rapuh dan hilang…Bangga..bahagia.. karena mawar pujaan hatinya kini telah ada dalam genggamannya.. Dunia serasa miliknya.. kemana mana ia pamerkan sang mawar pada setiap orang yang dilihatnya.. seolah ingin katakan bahwa,

“ Hey………… kini aku sudah punya mawar indah yang tak memalukan jika aku bawa serta dirinya!! Hey.. Ini mawarku.. Kenalkan.. Cantik kan? ” Mawar itu memang cantik..Menarik..sedap dipandang mata..

Tak puas begitu saja.. Merasa mawar telah jadi hak nya, ia pun mulai berani mencium sang mawar.. hanya sekali,namun ternyata membuat ketagihan hati.. hingga ahirnya ciuman menjadi sesuatu yang tak asing lagi..
Kini ciuman tak lagi istimewa..Pelukan sepertinya lebih indah dr ciuman saja. Pelukan pun sering dilakukannya..Dan ia kembali merasa tak puas hanya dengan pelukan saja.. Hingga ahirnya mawar terenggut kesuciannya.. Katanya, ini sebagai bukti seriusnya cinta kasih mereka!!

CINTA..Inikah yang namanya Cinta??!!

Bukan..ini bukan cinta. Ini hanyalah GHARIZAH JISNI semata. Manusia mempunyai dua naluri, yaitu GHARIZAH NAU’ (Naluri untuk memperbanyak keturunan), dan GHARIZAH JISNI ( naluri seks ketertarikan terhadap lawan jenis)

Semua berawal dari ungkapan kata cinta.. beribu ribu kekuatan dan keberanian dikumpulkan hanya untuk mengatakan,I love you, aku cinta kamu, atau apalah itu..

Sesungguhnya,cinta yang tulus hanyalah cinta yang didasarkan karena ridha Allah SWT. Kalau seperti kisah mawar tadi, bukan ridha Allah yang menyertai. Melainkan murka yang akan menemani. Cinta yang tulus suci hanya akan diungkapkan pada yang berhak menerimanya saja. Bukan sembarang orang.. Bukan hanya sekedar karena suka saja,Yaitu pada pasangan yang telah halal bagi kita.

Menikah, adalah cara yang tepat untuk kita bisa mengungkapkan ekspresi cinta sepuasnya kpd pasangan kita. Sesuatu yang pada awalnya haram,akan menjadi halal karenanya.

Cinta yang suci..
Cinta yang berdasar ridha Ilahi..
Cinta yang tak menyakiti..
Cinta yang membahagiakan hati..

Cinta yang mendatangkan pahala..
Cinta yang tak mengakibatkan dosa..
Cinta yang tak menimbulkan kemurkaanNYA..
Cinta pada seseorang yg memang berhak menerimanya..

Semua hanya akan terjadi setelah perjanjian suci antara kedua orang yang jatuh hati terpatri..
Perjanjian mulia, yang setara dgn perjanjian Allah dgn RasulNYA..
Miitsaaqan Ghaliidza..

Kisah Fatimah Dan Ali, rasanya cocok untuk menggambarkan semua ini.

“ Suamiku,” Kata Fatimah. “ Sebelum menikah denganmu, aku pernah sangat menyukai seorang lelaki,dan aku sangat ingin menikah dengannya”
DEG…!!! Bagaimana rasanya hati Ali? Tentu bagai disambar kilatan halilintar yang ganas menyambar.. Rona wajah berubah seketika, demi mendengar istri tercinta mengatakan sesuatu yg menyentak hatinya, bahwa ia pernah sangat mencintai lelaki lain,sangat dan sangat cinta.Bahkan ingin menikah dengannya.

Ada cemburu yang memburu, Marah yang menyeruak, ada perih yang mengiris,ada penasaran yang menerjang. Bagaimana tidak?? Sebelum menikah dengan Ali, Fatimah pernah dilamar orang sehebat Abu Bakar Ash Shidiq dan orang sekaliber Umar bin Khattab. Ali tahu tentang semua itu. Siapakah gerangan? Abu Bakar kah? Umar kah? Atau lelaki lain? Apa ini berarti Fatimah tak mencintainya?
Ali pun berkata,” apakah engkau menyesal menikah denganku?”
Fatimah menjawab dengan tersenyum geli melihat ekspresi wajah Ali,
“ Tidak.. karena lelaki itu adalah…….. Engkau” ^_^
( Hmmmm…. so sweeeeeeeeeeet..Mungkin Ali langsung menghadiahinya ciuman atau pelukan mesra krn telah membuat jantung nya seolah berhenti berdetak^_^)

Kisah ini memberikan pelajaran berharga. Ali dan Fatimah sejatinya telah lama saling memendam rasa. Namun hanya dirinya dan Allah yang mengetahuinya. Dan Fatimah mengungkapkan kata cinta pada Ali,saat Ali benar benar telah jadi suaminya. Subhanallah… Manis dan romantis melihatnya..^_^

Bayangkan saja, ketika kita sudah mengatakan beribu ribu ungkapan cinta, eh….ternyata dia bukan jodoh kita, kan maaaaaaaaaaaaaaaaaaaluuuuuuuuu >_<

Nah,makanya ungkapan itu harus ditunjukkan pada orang yang tepat. Tapi, untuk kapan dan siapa, sabaaaaaaaaaaaaar yah…. Rahasia ini hanya Allah yg mengetahuinya.. Tapi yakinlah.. semua akan jadi indah pada waktunya

Anggaplah ini sebagai puasa panjang dari syahwat kita,dan ketika kita mampu bersabar, kita akan merasakan betapa nikmatnya saat “ berbuka” yg penuh dgn berbagai kejutan kejutan cinta. Kalau sudah dirasakan sebelum menikah, ya otomatis nggak jadi kejutan alias basi.. nggak seru lagi Nah lho..kalau dh kaya gini,siapa coba yg rugi??
( Tapi kalau ttp mau ngeyel ya,ISDL deh.. Itu Sih Derita Loe hehe ^_^)

Bersabarlah..karena ketika saat itu tiba,semua ekspresi cinta kita akan jadi pahala. Bahkan hanya dengan mengatakan,
“ I love You, Dinda….”

 

Humaira Fii Hamra,
Solo,Jumat 26032010 ( 18.53 WIB)